Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan
Kamis, 27 Februari 2014
Tren Baru Wanita Hamil Singapura Foto Tak Berbaju
posted by indah.com on 2 Julai 2012
Singapura - Foto beberapa selebriti yang tampil tanpa busana dan menjadi foto sampul majalah ternama mengilhami wanita Singapura untuk melakukan hal sama. Kini, tren di kalangan wanita hamil negeri jiran ini adalah mengabadikan foto mereka dengan perut besar tanpa selembar benangpun.
Menurut laporan The New Paper, media dalam jaringan ANN, beberapa fotografer belakangan bahkan mengkhususkan diri pada foto wanita hamil. "Permintaan terus berdatangan setiap hari," kata mereka pada media ini.
Pemilik JJ Fotography, Jothy John, 44 tahun, misalnya, menyatakan bisnis ini tengah booming di Negeri Singa itu. Ia yang semula mengkhususkan diri pada foto bayi baru lahir dan persalinan, kini bertambah ke foto ibu hamil.
Rata-rata, katanya, dia mendapatkan lima atau enam permintaan setiap hari. Di antara permintaan itu, hanya dua yang meminta diabadikan selama persalinan dan selebihnya dalam keadaan hamil.
"Dan semua dari mereka meminta untuk berpose telanjang atau setengah telanjang," katanya.
Fotografer Hart Tan, 33 tahun, pendiri Tomato Photo, mengakui peningkatan permintaan untuk wanita hamil. "Permintaan untuk foto kehamilan sangat tinggi. Kami sampai keletihan melayani," katanya.
Natasha Mak-Levrion, warga Singapura, mengaku dua kali ini mengabadikan kehamilannya. Pertama, ia berpose telanjang saat hamil pertama di tahun 2010. Tahun ini, dia melakukannya lagi untuk anak keduanya.
Direktur dari sebuah perusahaan konsultan mengatakan kepada The New Paper, "Saya ingin sesuatu untuk mengingat saat itu." Ia menambahkan, anak pertamanya kini terlibat untuk pemotretan keduanya.
Sumber : http://www.tempo.co
Selengkapnya

Menurut laporan The New Paper, media dalam jaringan ANN, beberapa fotografer belakangan bahkan mengkhususkan diri pada foto wanita hamil. "Permintaan terus berdatangan setiap hari," kata mereka pada media ini.
Pemilik JJ Fotography, Jothy John, 44 tahun, misalnya, menyatakan bisnis ini tengah booming di Negeri Singa itu. Ia yang semula mengkhususkan diri pada foto bayi baru lahir dan persalinan, kini bertambah ke foto ibu hamil.
Rata-rata, katanya, dia mendapatkan lima atau enam permintaan setiap hari. Di antara permintaan itu, hanya dua yang meminta diabadikan selama persalinan dan selebihnya dalam keadaan hamil.
"Dan semua dari mereka meminta untuk berpose telanjang atau setengah telanjang," katanya.
Fotografer Hart Tan, 33 tahun, pendiri Tomato Photo, mengakui peningkatan permintaan untuk wanita hamil. "Permintaan untuk foto kehamilan sangat tinggi. Kami sampai keletihan melayani," katanya.
Natasha Mak-Levrion, warga Singapura, mengaku dua kali ini mengabadikan kehamilannya. Pertama, ia berpose telanjang saat hamil pertama di tahun 2010. Tahun ini, dia melakukannya lagi untuk anak keduanya.
Direktur dari sebuah perusahaan konsultan mengatakan kepada The New Paper, "Saya ingin sesuatu untuk mengingat saat itu." Ia menambahkan, anak pertamanya kini terlibat untuk pemotretan keduanya.
Sumber : http://www.tempo.co
Selasa, 18 Februari 2014
7 Pelaut Wanita Terhebat di Dunia
Dunia pelaut selalu identik menjadi milik kaum lelaki. Memang wajar, mengingat kerasnya hidup di atas kapal laut selama berbulan-bulan, ditambah tantangan alam seperti badai yang bisa menyergap tiba-tiba.


Siapa sangka, sesungguhnya ada wanita-wanita hebat yang tercatat sebagai pelaut ulung. Bahkan seorang Laksmana perempuan dari tanah rencong termasuk diantaranya.
Simak daftarnya berikut ini:
1. Grace O’ Malley (1530 - 1603)
Simak daftarnya berikut ini:
1. Grace O’ Malley (1530 - 1603)
Dianggap salah satu pelaut wanita terbaik di dunia, wanita kelahiran Irlandia ini menjadi pelaut secara keturunan setelah kematian ayahnya. Tapi ketika dia melakukan itu, dia tidak hanya melaut untuk melakukan apa yang ia cintai, tetapi juga untuk membuktikan kepada dunia bahwa dia hanya ingin membuktikan bahwa dia lah yang terbaik dari semua rekan-rekan lelakinya yang juga pelaut.
Sejarah dunia mencatat Grace sebagai perempuan "bajak laut" terhebat dunia. Tidak ada yang menyangkal kenyataan bahwa keterampilan berlayarnya lebih baik daripada kebanyakan pria pelaut pada waktu itu, maka hal itu membuatnya seperti bajak laut yang ulung. Bajak laut atau tidak, Grace O Malley terus menjadi salah satu pelaut wanita terbaik di dunia.
2. Skipper Thuridur

Sejarah dunia mencatat Grace sebagai perempuan "bajak laut" terhebat dunia. Tidak ada yang menyangkal kenyataan bahwa keterampilan berlayarnya lebih baik daripada kebanyakan pria pelaut pada waktu itu, maka hal itu membuatnya seperti bajak laut yang ulung. Bajak laut atau tidak, Grace O Malley terus menjadi salah satu pelaut wanita terbaik di dunia.
2. Skipper Thuridur

Thuridur Einarsdottir lahir tahun 1777, terkenal sebagai kapten nelayan wanita dari Islandia. Di usia 11 tahun, ia mulai ikut berlayar dengan ayahnya. Sejak itulah karirnya sebagai pelaut dimulai.
Keahliannya menjinakkan laut dalam cuaca yang sangat ekstrim semakin membuat namanya populer, julukan "Skipper" sebagai penanda Thuridur adalah seorang kapten (Skipper = kapten/juragan, eng.) Karirnya terus berlanjut hingga pensiun di usia 63. Keunikan Thuridur lainnya, ia juga mempunyai anak buah kapal yang juga kaum perempuan.
Begitu hebatnya Thuridur, namanya tetap dikenang sampai sekarang. Replika kabin kapalnya bahkan dibuat di tempat kelahirannya, Stokkeseyri untuk mengenang kehebatannya.
3. Krystyna Chojnowska- Liskiewicz
Keahliannya menjinakkan laut dalam cuaca yang sangat ekstrim semakin membuat namanya populer, julukan "Skipper" sebagai penanda Thuridur adalah seorang kapten (Skipper = kapten/juragan, eng.) Karirnya terus berlanjut hingga pensiun di usia 63. Keunikan Thuridur lainnya, ia juga mempunyai anak buah kapal yang juga kaum perempuan.
Begitu hebatnya Thuridur, namanya tetap dikenang sampai sekarang. Replika kabin kapalnya bahkan dibuat di tempat kelahirannya, Stokkeseyri untuk mengenang kehebatannya.
3. Krystyna Chojnowska- Liskiewicz

Pada tanggal 21 April 1978, terjadi catatan sejarah yang tidak pernah dilupakan di dunia. Krystyna Chojnowska-Liskiewicz, lahir 15 Juli 1936 di Polandia adalah wanita pertama yang berlayar sendirian (solo) di seluruh dunia. Dia berlayar dari Kepulauan Canary pada tanggal 28 Februari 1976, dan kembali pada tanggal 21 April 1978, menyelesaikan perjalanan mengelilingi dunia dengan jarak 31.166 mil laut (57.719 km) dalam 401 hari.
4. Naomi James
4. Naomi James
Naomi James lahir di Selandia Baru di sebuah peternakan domba yang terkurung daratan dan tidak belajar bagaimana caranya untuk berenang sampai usia 23 tahun, namun dia bertinjauan memecahkan rekor dunia dengan berlayar sendirian (solo) mengelilingi dunia selama 272 hari. Dia belajar berlayar dari suaminya sendiri, Rob James yang menikahinya setelah dia kembali dari perjalanan berkeliling dunia itu.
5. Kay cottee
5. Kay cottee

Kabarnya, Kay disebut sebagai pelaut wanita terbaik jaman sekarang. Pelaut wanita asal Australia ini membuat dunia duduk melihat kehadirannya dari perjalanan keliling dunia dengan berlayar sendirian (solo) dalam waktu 189 hari. Pelayaran dalam waktu 189 hari itu membuat namanya menjadi pelaut wanita teratas yang bertinjauan mengelilingi dunia dengan berlayar sendirian.
6. Laura Dekker
6. Laura Dekker

Di abad 21, mungkin Laura Dekker bisa dibilang sebagai pelaut wanita termuda yang berlayar mengelilingi dunia seorang diri. Bayangkan, saat itu usianya baru 16 tahun.
Sebagai seorang remaja putri dari Belanda, Laura tiba di kepulauan Karibia, Saint Maarten, Sabtu 21 Januari 2012 satu tahun dan satu hari, setelah ia memulai pelayaran dengan kapal berukuran 11x5 meter, yang ia beri nama Guppy.
Remaja Belanda ini merayakan ulang tahunnya selama perjalanan. Perjalanan keliling dunia ini sempat ditentang oleh departemen pendidikan Belanda. Altinjauan, Guinness World Records menolak untuk mengakui pelayaran itu karena tidak ingin memancing anak-anak muda lain mengambil risiko.
Yang menarik, Laura Dekker sendiri lahir di kapal dan pada usia enam tahun ia telah berlayar melintas danau seorang diri. Pada usia 13 tahun, ia berlayar dari Belanda ke Inggris. Ia kemudian memutuskan untuk mencari tantangan lain dengan berlayar keliling dunia, seorang diri.
Orang tua Laura pada mulanya menolak namun akhirnya sepakat untuk mendukung permintaannya. Pemerintah Belanda sempat mengajukan kasus ini ke pengadilan yang memutuskan untuk mencegah rencana Laura ini karena ia terlalu muda untuk berlayar di lautan seorang diri.
Sebagai seorang remaja putri dari Belanda, Laura tiba di kepulauan Karibia, Saint Maarten, Sabtu 21 Januari 2012 satu tahun dan satu hari, setelah ia memulai pelayaran dengan kapal berukuran 11x5 meter, yang ia beri nama Guppy.
Remaja Belanda ini merayakan ulang tahunnya selama perjalanan. Perjalanan keliling dunia ini sempat ditentang oleh departemen pendidikan Belanda. Altinjauan, Guinness World Records menolak untuk mengakui pelayaran itu karena tidak ingin memancing anak-anak muda lain mengambil risiko.
Yang menarik, Laura Dekker sendiri lahir di kapal dan pada usia enam tahun ia telah berlayar melintas danau seorang diri. Pada usia 13 tahun, ia berlayar dari Belanda ke Inggris. Ia kemudian memutuskan untuk mencari tantangan lain dengan berlayar keliling dunia, seorang diri.
Orang tua Laura pada mulanya menolak namun akhirnya sepakat untuk mendukung permintaannya. Pemerintah Belanda sempat mengajukan kasus ini ke pengadilan yang memutuskan untuk mencegah rencana Laura ini karena ia terlalu muda untuk berlayar di lautan seorang diri.
Setelah berjuang lama melalui proses hukum, Laura akhirnya memenangkan hak untuk berlayar dengan persyaratan ia harus menjalani latihan pertolongan pertama dan setuju untuk mengikuti pelajaran dari jauh.
7. Laksamana Malahayati
7. Laksamana Malahayati

Namanya memang belum dikenal secara luas, apalagi media barat tak mencatatnya. Tak heran, Laksamana Malahayati tidak masuk dalam daftar "Pelaut Wanita Hebat Dunia".
Padahal, sebagai pelaut dan pejuang wanita, Malahayati memimpin 2.000 orang pasukan Inong Balee (janda-janda pahlawan yang telah tewas) berperang melawan kapal-kapal dan benteng-benteng Belanda tanggal 11 September 1599 sekaligus membunuh Cornelis de Houtman dalam pertempuran satu lawan satu di geladak kapal.
Prestasi ini membuatnya mendapat gelar Laksamana, sehingga ia kemudian lebih dikenal dengan nama Laksamana Malahayati
Prestasi ini membuatnya mendapat gelar Laksamana, sehingga ia kemudian lebih dikenal dengan nama Laksamana Malahayati
sumber
Jumat, 15 November 2013
Wanita Paling Berani di Dunia
Wanita Paling Berani di Dunia - Riana mendapatkan cheetah pertamanya yang bernama Fiela pada 2006. Waktu itu ia sadar bahwa hewan dengan kecepatan lari luar biasa itu sedang menuju kepunahan. Di seluruh Afrika hanya tersisa 1.000 ekor. Demi mengabdikan diri pada kelangsungan hidup Fiela, ia keluar dari Departemen Kehakiman, pekerjaan yang sudah digelutinya selama 22 tahun.

Setelah itu ia bekerja sementara di sebuah ranch permainan dan di tempat ia bisa memelihara Fiela. Riana baru bisa mewujudkan keinginannya setelah membentuk FFCBP, untuk memastikan kemampuan bertahan hidup cheetah-cheetah sebatang kara itu dalam jangka panjang, berikut ekosistemnya. Di rumah yang menjadi kediaman Riana itu, hewan-hewan itu dianggap sebagai keluarga dan di sana mereka bebas mengaum sesuka hati.

Dari Fiela, kemudian terus berdatangan binatang-binatang lain hingga jumlahnya mencapai 11 ekor. Di tempat penampungan seluas 1 hektare itu, para pengunjung bisa bertemu Fiela dan hewan-hewan lain. Mereka bisa berinteraksi, seperti berfoto bareng. Bahkan tak jarang ada yang memanfaatkan hewan-hewan itu untuk menambah keunikan foto-foto pernikahan.


Dari Fiela, kemudian terus berdatangan binatang-binatang lain hingga jumlahnya mencapai 11 ekor. Di tempat penampungan seluas 1 hektare itu, para pengunjung bisa bertemu Fiela dan hewan-hewan lain. Mereka bisa berinteraksi, seperti berfoto bareng. Bahkan tak jarang ada yang memanfaatkan hewan-hewan itu untuk menambah keunikan foto-foto pernikahan.

Meski hubungan batinnya dengan hewan-hewan itu sudah demikian dekat, Riana harus melepaskan mereka ke alam bebas suatu saat nanti, ketika mereka sudah bisa mengurus diri sendiri. “Di tempat penampungan, biasanya induk meninggalkan satu atau dua anaknya. Jadi ketika mereka masih kecil ya saya yang memberikan susu lewat botol, siang dan malam,” kata Riana.


Ketika masih kecil, anak-anak cheetah itu tidur di keranjang khusus, tetapi ketika sudah besar mereka tidak ragu-ragu mendobrak kamar Riana dan naik ranjang. Kadang mereka juga bertingkah ketika lapar.


Mereka bisa saja tiba-tiba naik meja dan menggigit apa saja yang ada di atasnya. Untunglah dua anjing Riana tidak termasuk dalam daftar menu binatang-binatang buas itu. Bahkan tak jarang mereka saling berebut makanan atau bermain bersama.

sumber : jenstea.wordpress.com
Langganan:
Postingan (Atom)