Tampilkan postingan dengan label sang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sang. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 November 2013
Beginilah Rumah Sederhana Mark Zuckerberg Sang CEO Facebook

- Muda, pintar dan kaya adalah tiga kata yang melekat di dalam diri pembesut Facebook, Mark Zuckerberg. Wajar saja, situs jejaring sosial yang dibuatnya itu meraih sukses besar.
Di umurnya yang masih 28 tahun, Zuck pun mempunyai kekayaan melimpah. Tentu saja, mahasiswa DO (drop out) dari Harvard ini sejatinya bisa membeli apa saja yang ia inginkan. Termasuk rumah besar dengan segala fasilitas lengkap nomor satu.
Tapi tunggu dulu, kesederhanaan Zuck di keseharian ternyata juga berimbas saat memilih rumah untuk ditempatinya. Rumah yang dibeli awal tahun lalu itu ternyata tergolong sederhana untuk sekelas miliuner.
Dirangkum dari beberapa sumber, akan mengajak Anda untuk berkeliling seperti apa rumah
Di umurnya yang masih 28 tahun, Zuck pun mempunyai kekayaan melimpah. Tentu saja, mahasiswa DO (drop out) dari Harvard ini sejatinya bisa membeli apa saja yang ia inginkan. Termasuk rumah besar dengan segala fasilitas lengkap nomor satu.
Tapi tunggu dulu, kesederhanaan Zuck di keseharian ternyata juga berimbas saat memilih rumah untuk ditempatinya. Rumah yang dibeli awal tahun lalu itu ternyata tergolong sederhana untuk sekelas miliuner.
Dirangkum dari beberapa sumber, akan mengajak Anda untuk berkeliling seperti apa rumah
yang ditempati oleh pria yang baru melepas masa lajang ini.
Rumah seharga USD 7 juta

Rumah ini terletak di daerah Silicon Valley, Amerika Serikat. Tempat tinggal yang tergolong mansion ini dibeli Zuckerberg dengan harga USD 7 juta atau sekitar Rp 64 miliar saja. Cukup murah bukan untuk selevel pemuda terkaya di dunia?
Punya 5 kamar mandi

Dengan warna dominan putih dan dilapisi kayu untuk setiap dindingnya, rumah ini terkesan makin sederhana. Di dalam rumah tersebut terdapat lima kamar dengan lima kamar mandi di dalamnya.
Di halaman rumahnya, tampak berbagai macam tanaman yang membuatnya tampak asri. Terlihat juga gerbang untuk masuk ke tamannya yang ditumbuhi berbagai macam pepohonan. Tidak tampak penjagaan ketat. Kecuali kamera pengamanan di beberapa sudut.
Di halaman rumahnya, tampak berbagai macam tanaman yang membuatnya tampak asri. Terlihat juga gerbang untuk masuk ke tamannya yang ditumbuhi berbagai macam pepohonan. Tidak tampak penjagaan ketat. Kecuali kamera pengamanan di beberapa sudut.
Taman asri & Kolam renang

Zuckerberg sepertinya sangat senang dengan ketenangan saat di rumah. Buktinya ada kolam renang persis di belakang rumahnya. Tidak jauh dari sana, ada semacam gazebo untuk bersantai.
Zuckerberg dan istrinya dikenal sebagai pecinta anjing. Tak mengherankan ada juga lapangan yang cukup luas sebagai tempat bermain hewan peliharaannya tersebut.
Zuckerberg dan istrinya dikenal sebagai pecinta anjing. Tak mengherankan ada juga lapangan yang cukup luas sebagai tempat bermain hewan peliharaannya tersebut.
Ruang tengah

Seperti ruangan keluarga kebanyakan orang Amerika, di rumah Zuckerberg juga terdapat perapian di depan sofa untuk bersantai. Sekali lagi, tidak ada yang istimewa dari ruang tengah Zuck.
Di sisi lain, terdapat juga ruang tamu dengan jendela besar di sekelilingnya yang menghadap langsung ke taman belakangan. Jendela besar juga dibuat di ruang makan dengan meja yang tidak terlalu besar memang.
Di sisi lain, terdapat juga ruang tamu dengan jendela besar di sekelilingnya yang menghadap langsung ke taman belakangan. Jendela besar juga dibuat di ruang makan dengan meja yang tidak terlalu besar memang.
Kamar Mandi

Zuckerberg memang punya lima kamar mandi, namun hanya kamar mandi utama yang sangat luas. Di kamar mandi tersebut, tampak hanya ada satu buah bath-up tidak terlalu besar. Selain itu terdapat juga dua tempat untuk berdandan.
Sementara di kamar mandi lainnya, terdapat pula tempat toilet dengan tempat shower yang tidak terlalu besar. Putih masih menjadi warna dominan di ruangan ini.
Sementara di kamar mandi lainnya, terdapat pula tempat toilet dengan tempat shower yang tidak terlalu besar. Putih masih menjadi warna dominan di ruangan ini.
Kamar tidur

Tidak diketahui seperti apa kamar tidur utama yang ditempati Zuckerberg untuk beristirahat. Namun ada satu kamar tidur sederhana, dengan corak merah jambu.
Tidak ada barang elektronik di sana hanya satu kasur yang sedang dengan sofa juga berwarna merah jambu.
Tidak ada barang elektronik di sana hanya satu kasur yang sedang dengan sofa juga berwarna merah jambu.
Ruang kerja

Tidak hanya sebagai tempat melepas penat, rumah ini juga kadang dipakai untuk bekerja. Di sudut rumah tersebut terdapat ruang kerja yang tidak terlalu besar. Namun bisa dimaksimalkan.
Terlihat hanya ada satu meja kerja kecil dengan membelakangi jendela yang sangat besar dengan latar belakang taman dan pepohonan hijau.
Terlihat hanya ada satu meja kerja kecil dengan membelakangi jendela yang sangat besar dengan latar belakang taman dan pepohonan hijau.
sumber : Detikinet
Tag : Beginilah Rumah Sederhana Mark Zuckerberg, Sang CEO Facebook
Siapa Sesungguhnya Val Valentino Sang Masked Magician

KITA sudah melihat aksinya membongkar trik pesulap tanah air di TV, Sabtu (26/11) malam.
Pesulap yang menamai dirinya Masked Magician itu, karena selalu mengenakan topeng, kerjanya ya mengungkap rahasia trik para pesulap. Ia pakai topeng untuk menutupi identitasnya.
Lewat acara Mahakarya Magician Masked Magician Vs. The Masters di RCTI semalam, kita juga melihatnya membuka topengnya. Kita melihat wajahnya, seorang pria paruh baya dan tahu namanya Val Valentino.
Tapi benarkah identitas sang pesulap bertopeng ini baru terungkap semalam?
Rupanya tidak. Sejak 2009, dari sebuah artikel berita di koran Las Vegas Sun, Masked Magician sudah mengungkap identitas Val Valentino sang Masked Magician.

Pesulap yang menamai dirinya Masked Magician itu, karena selalu mengenakan topeng, kerjanya ya mengungkap rahasia trik para pesulap. Ia pakai topeng untuk menutupi identitasnya.
Lewat acara Mahakarya Magician Masked Magician Vs. The Masters di RCTI semalam, kita juga melihatnya membuka topengnya. Kita melihat wajahnya, seorang pria paruh baya dan tahu namanya Val Valentino.
Tapi benarkah identitas sang pesulap bertopeng ini baru terungkap semalam?
Rupanya tidak. Sejak 2009, dari sebuah artikel berita di koran Las Vegas Sun, Masked Magician sudah mengungkap identitas Val Valentino sang Masked Magician.

Pria berusia 54 tahun itu tinggal di Los Angeles. Sejak 1998, ia memandu acara sulap yang isinya justru mengungkap rahasia trik sulap bertajuk “Breaking the Magicians Code: Magics Biggest Secrets Finally Revealed” di jaringan TV Fox, AS.
Sejak pertama tayang program acara membongkar rahasia sulap itu jadi hit. Tidak hanya di Amerika tapi juga di berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Sejak acara itu sukses, saya tur ke seluruh dunia,” kata Valentino. “Saya ke Brasil, tampil di hadapan 15 ribu orang, juga ke Jepang dan membuat acara TV di sana selama beberapa tahun.”
Pada 2009, Masked Magician kembali ke layar kaca dalam episode baru berjumlah 13 episode. “Kami mengungkap 120 trik sulap,” jelasnya. Di antara trik yang diungkap rahasianya adalah menembus tembok, trik dipotong-potong, diangkat di udara, hingga menghilangkan gajah dari pandangan.
Valentino sudah menekuni dunia sulap sejak usia 12 tahun, tampil di acara ultah. Pada 1986, Valentino muncul jadi pesulap di acara The Merv Griffin Show. Valentino kemudian diundang untuk tampil di Las Vegas.
Ketika stasiun Fox menawarinya acara membongkar trik sulap, Valentino awalnya menolak. “Banyak pesulap lain menolak. Saya juga menolaknya beberapa kali. Tapi beberapa pesulap senior merasa perlu ada pesulap yang malakukan hal ini—tapi tak ada yang melakukannya,” jelas Valentino.
Ia akhirnya menerima tawaran itu.
Ia ingat langkahnya mengungkap rahasia sulap awalnya mengundang kontroversi. “Saya merasa karier saya sudah berakhir. Tapi waktu itu, ini adalah langkah yang tepat untuk menolong pesulap,” katanya.
Menolong dunia sulap? Maksudnya?
“Banyak yang mengira dunia sulap akan kacau selamanya (karena saya),” ujarnya. “Tapi yang terjadi sebaliknya. Justru makin bergairah.”
Ia menjelaskan lebih jauh,”Saat seseorang tahu trik sulap, sebetulnya orang itu tak tahu seluruh triknya. Sulap sesungguhnya terletak pada bagaimana sang pesulap menampilkan triknya. Seseorang bisa menghilangkan koin dengan 20 cara berbeda. Semakin banyak orang tahu rahasia sulap, kian banyak yang ingin melakukannya—dan biasanya orang awam tetap tak mampu.”
Valentino mengatakan, yang dilakukannya justru memperluas daya tarik sulap, menciptakan generasi pesulap baru dan menantang para pesulap yang sudah mapan untuk meningkatkan kemampun mereka.
Hal itu terlihat dalam aksi beberapa hari yang lalu. Usai Masked Magician mengurai rahasia Deddy Corbuzier, misalnya ketika mengungkap trik sendok bengkok dan prediksi, Deddy melakukan aksi serupa dengan trik yang lebih rumit.

Sejak pertama tayang program acara membongkar rahasia sulap itu jadi hit. Tidak hanya di Amerika tapi juga di berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Sejak acara itu sukses, saya tur ke seluruh dunia,” kata Valentino. “Saya ke Brasil, tampil di hadapan 15 ribu orang, juga ke Jepang dan membuat acara TV di sana selama beberapa tahun.”
Pada 2009, Masked Magician kembali ke layar kaca dalam episode baru berjumlah 13 episode. “Kami mengungkap 120 trik sulap,” jelasnya. Di antara trik yang diungkap rahasianya adalah menembus tembok, trik dipotong-potong, diangkat di udara, hingga menghilangkan gajah dari pandangan.
Valentino sudah menekuni dunia sulap sejak usia 12 tahun, tampil di acara ultah. Pada 1986, Valentino muncul jadi pesulap di acara The Merv Griffin Show. Valentino kemudian diundang untuk tampil di Las Vegas.
Ketika stasiun Fox menawarinya acara membongkar trik sulap, Valentino awalnya menolak. “Banyak pesulap lain menolak. Saya juga menolaknya beberapa kali. Tapi beberapa pesulap senior merasa perlu ada pesulap yang malakukan hal ini—tapi tak ada yang melakukannya,” jelas Valentino.
Ia akhirnya menerima tawaran itu.
Ia ingat langkahnya mengungkap rahasia sulap awalnya mengundang kontroversi. “Saya merasa karier saya sudah berakhir. Tapi waktu itu, ini adalah langkah yang tepat untuk menolong pesulap,” katanya.
Menolong dunia sulap? Maksudnya?
“Banyak yang mengira dunia sulap akan kacau selamanya (karena saya),” ujarnya. “Tapi yang terjadi sebaliknya. Justru makin bergairah.”
Ia menjelaskan lebih jauh,”Saat seseorang tahu trik sulap, sebetulnya orang itu tak tahu seluruh triknya. Sulap sesungguhnya terletak pada bagaimana sang pesulap menampilkan triknya. Seseorang bisa menghilangkan koin dengan 20 cara berbeda. Semakin banyak orang tahu rahasia sulap, kian banyak yang ingin melakukannya—dan biasanya orang awam tetap tak mampu.”
Valentino mengatakan, yang dilakukannya justru memperluas daya tarik sulap, menciptakan generasi pesulap baru dan menantang para pesulap yang sudah mapan untuk meningkatkan kemampun mereka.
Hal itu terlihat dalam aksi beberapa hari yang lalu. Usai Masked Magician mengurai rahasia Deddy Corbuzier, misalnya ketika mengungkap trik sendok bengkok dan prediksi, Deddy melakukan aksi serupa dengan trik yang lebih rumit.

“Dengan mengungkap rahasia itu, pesulap jadi terdorong untuk mencari ide-ide baru, konsep baru, dan akan semakin maju,” jelasnya.
Ia tak merasa bersalah telah membuka rahasia sulap. “Internet telah menciptakan generasi baru pesulap yang jauh berbeda. Berbagai video rahasia trik sulap banyak muncul di You Tube.”
Sejak acara sulapnya tamat, Valentino berkonsentrasi ke berbagai proyek lain, terasuk mendirikan sekolah sulap, membagi rahasia sulap pada generasi baru, bernama The Masked Magician’s Academy of Mystical Arts di Las Vegas. Ia juga menjadi konsultan bagi komik Masked Magician yang mungkin bakal menjadi film atau serial TV.
Ia tak merasa bersalah telah membuka rahasia sulap. “Internet telah menciptakan generasi baru pesulap yang jauh berbeda. Berbagai video rahasia trik sulap banyak muncul di You Tube.”
Sejak acara sulapnya tamat, Valentino berkonsentrasi ke berbagai proyek lain, terasuk mendirikan sekolah sulap, membagi rahasia sulap pada generasi baru, bernama The Masked Magician’s Academy of Mystical Arts di Las Vegas. Ia juga menjadi konsultan bagi komik Masked Magician yang mungkin bakal menjadi film atau serial TV.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)